Angin dan Awan

​Angin dan awan  memang selalu bercanda dan tertawa bersama. Begitu intensnya bercanda sampai terkadang tak lagi bisa dibatasi mana bercanda dan tidak. 
Sampai ketika satu kali, Angin berbisik pada awan,

 “aku jatuh cinta padamu.”

 Lantas awan hanya terdiam, kemudian tertawa,

 “Ah, lucu sekali candaanmu kali ini.” 

Angin hanya terdiam sesaat lantas tertawa bersamanya, tertawa nyaring sampai-sampai awan menggembung dan hujan pun turun.

Tepat sebelum titik terakhir awan menghilang, ia berbisik, 

“aku harap kau serius, aku juga mencintaimu.” 

Sekejap mata, hilanglah ia.

#pLS 

Jakarta

2014


Leave a comment